| Melatih Motorik Sambil Bermain |
|
Melatih Motorik Sambil BermainBermain merupakan seluruh aktivitas anak, termasuk bekerja, penyaluran hobi, dan merupakan cara mereka mengenal dunia. Lewat bermain terjadi stimulasi pertumbuhan otot-ototnya ketika anak melompat, melempar, atau berlari. Selain itu anak bermain dengan menggunakan seluruh emosi, perasaan, dan pikirannya. pengen dapet koleksi kaos ALITKIDS...klik Perkembangan Motorik AnakPerkembangan motorik anak merupakan bagian dari tumbuh kembang anak yang dipenagruhi oleh 2 faktor utama, yakni genetik dan lingkungan. Faktor genetik adalah faktor bawaan yang normal dan patologik, jenis kelamin, suku bangsa atau bangsa. Gangguan pertumbuhan di negara maju sering diakibatkan oleh faktor genetik, sedangkan di negara berkembang (termasuk Indonesia) selain faktor genetik juga faktor lingkungan yang kurang memadai untuk tumbuh kembang yang optimal. Faktor lingkungan dibagi dua Pra-natal (bayi masih dalam kandungan): gizi saat ibu hamil, trauma, cairan ketuban yang kering, posis janin dalam kandungan, toksin/zat kimia, endokrin, radiasi, infeksi intrauterin yang menyebabkan cacat bawaan yaitu TORCH, dll, stres saat ibu hamil, kelainan rhesus. Post-natal (setelah dilahirkan): Masa antara usia kandungan 28 minggu hingga anak berusia 7 hari merupakan masa rawan dalam proses tumbuh kembang anak, khususnya tumbuh kembang otak. Trauma akibat persalinan akan berpengaruh besar dan dapat menyebabkan cacat permanen. Pada bayi dan balita, perkembangan motorik tidak terlepas dari refleks-refleks yang terdapat pada bayi, yang sudah ada ketika bayi lahir dan lama kelamaan menghilang dan digantikan oleh refleks lain sesuai perkembangan susunan sarafnya. Dimulai dengan posisi 'apedal' (spinal level), di mana bayi hanya telentang saja, kemudian berkembang menjadi 'quadripedal' (righting reactions/midbrain level) dan akhirnya menjadi 'bipedal' (equilibrium reactions/cortical level). Pemantapan dari reaksi keseimbangan ini akan menjadikan seorang individu menjadi manusia stadium 'bipedal' (posisi berdiri dengan kedua kakainya). Bermain dengan anak haruslah dalam suasana yang menyenangkan. Bagi anak di bawah 5 tahun, Anda dapat melatih motorik sambil bermain. Lewat bermain ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh, antara lain;
Pilih alat permainan yang bersifat edukatif, yang dapat mengoptimalkan perkembangan anak, sesuai dengan usianya dan tingkat perkembangan. Permainan edukatif adalah mainan yang dapat mendorong 4 aspek, antara lain;
Dari berbagai macam alat permainan, berikut ini adalah contoh alat permainan yang dapat digunakan untuk melatih motorik kasar dan motorik halus. Permainan untuk pertumbuhan fisik/motorik kasar:
Permainan untuk memicu motorik halus:
Nah, tunggu apa lagi. Saatnya mengajak si kecil bermain, Anda tak sabar melihat si kecil tertawa bukan? Referensi:
Sumber: www.anakku.net T-shirt anak ALITKIDS Trackback(0)
Comments (0)
![]() Write comment
Copyright 2007. All Rights Reserved. |
|
| Last Updated ( Tuesday, 27 October 2009 ) |
| < Prev |
|---|
masuk
yang Online
None
EVENT..
Event yang pernah diikuti Alitkids...
1. INVESDA EXPO,JEC 2008
2. JOGJA MUSLIM FAir, Jogja,Mandala Bhakti Wanitatama 2008
3. RAMADHAN FAIR, Jogja,Ambarukmo Plaza 2008
4. TAMAN PELANGI, Monumen Jogja Kembali,2008
5. Franchise & Licensi Expo, Jakarta Convention Centre,2008
6. Galeria mall, Jogja 27 April-09 mei 2009
7. Galeria Mall, jogja 24-30 Mei 2009
8. LEBARAN FAIR: Ground Floor Galeria mall
Jogja, 17-30 sept 2009
9. Mallioboro mall art fest: malioboro mall sayap selatan
jogja, 5-13 okt 2009
on event:
10. Malioboro Mall: malioboro trade promo
jogja 23 okt-1 nov 2009
11. Malioboro Mall: malioboro trade
jogja 2-14 Nov 2009
12. Progo Mall
jogja 27 feb-3 maret 2010
Partners
1. Taman pintar
2. TK Budi Mulia II
3. Colourboom Distro
![]() | hari ini | 33 |
![]() | kemarin | 133 |


















